Berdasarkan pembaruan terakhir, kata dia, kondisi titik api di sekitar kawasan rumah sakit telah mereda, tetapi petugas tetap melakukan pembasahan untuk memastikan api dan titik panas benar-benar padam serta mencegah munculnya kembali ancaman karhutla.

“Kami tetap berkoordinasi dengan Dinas Sosial apabila kondisi lapangan berkembang, jika diperlukan evakuasi ke luar kawasan rumah sakit, termasuk menyiapkan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasien,” ucapnya.

Menurut dia, evakuasi keluar membutuhkan persiapan dan pengamanan lebih kompleks, karena pasien RSJ Sambang Lihum merupakan pasien khusus yang memerlukan tempat luas serta pengawasan lebih mendalam selama proses pemindahan.

Budi berharap kondisi karhutla dapat segera sepenuhnya teratasi, sehingga pasien tidak perlu dievakuasi keluar kawasan RSJ Sambang Lihum dan penanganan keselamatan cukup dilakukan melalui pemindahan internal ke ruangan yang lebih aman.