"Hal yang perlu dicatat, hingga saat ini belum terdapat data maupun bukti yang menunjukkan bahwa unit bersertifikat RSPO secara sengaja melakukan pembakaran lahan,” ujar D’Cruz dalam konferensi yang mengusung tema β€œStrong Foundations – Impact in Action” (Fondasi yang Kuat – Aksi Berdampak Nyata) itu.

Pada kesempatan itu dia menyerukan kepada seluruh anggota RSPO untuk tidak lagi berdiam diri dan berani menyuarakan komitmen mereka dalam mempertahankan rekam jejak yang telah dibangun, dengan menunjukkan data, fakta, serta bukti nyata atas tindakan yang telah dilakukan dalam pencegahan dan penanganan kebakaran.

Terkait petani swadaya, D'Cruz menyatakan peran penting kelapa sawit dalam menopang mata pencaharian masyarakat pedesaan terlihat nyata dari keberadaan petani swadaya yang menjadi salah satu tulang punggung sektor ini.

Petani swadaya menghasilkan hampir separuh dari total produksi minyak sawit Indonesia, tambahnya, Indonesia juga menjadi rumah bagi 77 persen petani swadaya bersertifikat RSPO di seluruh dunia, sehingga memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi sektor kelapa sawit menuju praktik yang lebih berkelanjutan.

Dalam RT2026, RSPO memberikan pengakuan kepada 45 kelompok petani swadaya baru dari Kolombia, Indonesia, Malaysia, Peru, dan Thailand yang telah berhasil menyelesaikan proses sertifikasi awal RSPO.