Menurutnya ruang kelas 3 sama sekali tidak dapat dimanfaatkan karena kondisinya runtuh total. Saat ini puluhan siswa kelas 3 dipindahkan ke ruang kelas lain yang lebih aman, sedangkan tenda darurat ditempati oleh siswa kelas 2 dan 4.

"Kebetulan siswa kelas 3 jumlahnya paling hanya, ada 21 siswa, sehingga mereka kami masukkan kelas," imbuhnya.

Saat ini 15 siswa kelas 2 belajar di tenda darurat pukul 7.00-10.00 WIB, sedangkan 10 siswa kelas 4 belajar di tenda pukul 10.15-12.30 WIB.