"Terjadi perselisihan antara dua pengendara R4 yang berujung pada tindakan penusukan terhadap korban," jelas Luthfie.

Usai ditusuk, korban berteriak meminta tolong sehingga memancing perhatian warga di sekitar lokasi. Mengetahui aksi keji tersebut, warga langsung berhamburan membantu korban sekaligus mengejar kelompok pelaku.

Terdesak dan panik akibat kepungan massa, Ruben nekat melompat dari atas jembatan ke aliran Sungai Jagir yang deras.

"Pelaku yang ketakutan langsung melompat dari jembatan ke sungai untuk melarikan diri," ujar Luthfie.

Upaya pencarian kemudian digelar sejak Jumat (30/10/2026) dengan menerjunkan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, PMK, Kepolisian, dan relawan. Sebanyak lima unit perahu karet (Landing Craft Rubber) dikerahkan untuk menyisir aliran sungai hingga radius enam kilometer sebelum akhirnya jasad korban berhasil ditemukan pada Sabtu pagi.