Penyidik juga mendalami kemungkinan akses dilakukan melalui pembobolan, peretasan, atau intersepsi. Namun, Wiliam menyerahkan penjelasan teknis kepada penyidik.
"Baik itu dibobol kah, diretas kah ataupun di-intercept kah, ya mungkin yang lebih paham itu adalah penyidik ya. Kami sebagai kuasa hukum hanya mendampingi saja," tuturnya.
Wiliam menegaskan, laporan tersebut berfokus pada dugaan kerugian yang dialami Betrand Peto. Ia menyebut, dampak terhadap pekerjaan atau endorsement Ruben tidak bisa dipastikan berkaitan langsung dengan laporan illegal access.
"Karena memang korbannya di situ adalah anaknya sendiri, BP. Jadi terkait LP illegal access itu, balik lagi, yang merasa dirugikan ya baik ya itu adalah anaknya sendiri, BP," katanya.
Wiliam mengatakan, pihaknya turut menyerahkan bukti terkait pengembangan laporan. Termasuk informasi mengenai cara akses dilakukan dan data yang tercatat.