NADIKABAR.COM — Kebakaran rumah menewaskan dua pemuda di Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur (Jaktim). Penghuni rumah lainnya diketahui sempat terbangun lantaran merasa tembok rumahnya panas.

"Penghuni terbangun karena merasa tembok sangat panas, ternyata sudah terjadi penyalaan (api)," kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid, Selasa (6/10/2026).

Api tersebut muncul di bawah tangga lantai dua rumah berlantai tiga itu. Penghuni kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.

"Penyalaan di bawah tangga lantai dua, lalu pemilik melaporkan ke Damkar Jakarta Timur untuk meminta bantuan," imbuhnya.

Sebanyak 50 personel dengan 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi. Selama hampir dua jam penanganan, api berhasil dipadamkan petugas.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi menjelaskan kebakaran terjadi pada pukul 05.00 WIB tadi. Mulanya, saksi bernama Ardiansyah dan Jasmine sedang tidur.

"Kemudian Saksi Ardiansyah mendengar bunyi percikan api," kata Made dalam keterangannya.

Saksi kemudian mengecek asal suara percikan tersebut yang ternyata berasal dari kabel di lantai dua. Namun saat itu api diketahui sudah berkobar cukup besar.

"Kemudian Saudara Ardiansyah hendak menyelamatkan kedua saudaranya yang bernama Muhammad Alpharezy (21) dan Muhammad Fadel (17) yang berada di lantai dua," jelasnya.

Lantaran api berkobar cukup besar, ia tidak berani melintas. Saksi Ardiansyah kemudian memutuskan turun ke bawah.

"Kedua korban masuk ke dalam kamar mandi lantai 2," imbuhnya.

Ardiansyah kemudian menghubungi petugas damkar. Sebanyak 10 unit mobil damkar tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api. Namun nyawa Alpharezy dan Fadel tak tertolong.