Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan pihaknya telah merespons informasi yang beredar dan tengah mendalami kasus tersebut.

Nas mengatakan sejumlah orang telah diperiksa terkait dugaan tersebut, termasuk anggota TNI.