NADIKABAR.COM — Rumah Energi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta mendorong keterlibatan aktif perempuan di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata sebagai aktor utama dalam upaya transisi energi melalui akses pelatihan serta pengambilan keputusan.

Direktur Eksekutif Rumah Energi, Sumanda Tondang menekankan pentingnya kolaborasi bagi upaya penciptaan kesetaraan peluang di tengah masyarakat khususnya dalam literasi transisi energi yang inklusif.

“Transisi energi harus membuka peluang yang setara bagi masyarakat, khususnya perempuan. Karena itu, kolaborasi lintas sektor penting untuk menghubungkan kapasitas masyarakat dengan akses program, pembiayaan, dan peluang ekonomi,” ujar Sumanda dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Forum Multipihak bertajuk “Membangun Transisi Energi yang Inklusif dan Responsif Gender di Wilayah PLTS Terapung Cirata”, yang mempertemukan pemerintah, pelaku sektor energi, dan lembaga keuangan untuk memperkuat akses perempuan terhadap pelatihan, pembiayaan, peluang ekonomi, serta partisipasi dalam pengambilan keputusan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan menekankan kolaborasi aktif dan terintegrasi dari berbagai pihak penting untuk keberhasilan program transisi energi di kawasan PLTS Terapung Cirata dan wilayah Kecamatan Maniis yang diharapkan dapat menjadi pilot project bagi pengembangan transisi energi yang inklusif serta memberikan dampak nyata pada warga sekitar.

“Keberhasilan dari program transisi energi yang inklusif tidak dapat tercapai apabila berjalan secara parsial. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kita memerlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat, sektor swasta, hingga lembaga perbankan untuk memastikan program ini memberikan multiplier effect bagi warga lokal," kata Sri.

Inisiatif kegiatan ini merupakan bagian penting dari Program PW4JET (Pro Women for Just Energy Transition) yang dilaksanakan oleh Rumah Energi dengan dukungan dari Ford Foundation. PW4JET sendiri merupakan inisiatif yang berfokus pada penguatan peran perempuan dalam proses transisi energi yang berkeadilan.

Program ini dilaksanakan di empat desa di Kecamatan Maniis, yaitu Citamiang, Sinargalih, Tegal Datar, dan Pasir Jambu, dengan memberikan perhatian khusus kepada Perempuan Kepala Keluarga (PEKA) sebagai salah satu kelompok yang rentan.