"Hasilnya (panen maggot), bisa pakan ayam, ikan, dan burung atau dijual lagi," tuturnya.

Disebutkannya, pengelolaan sampah berbasis maggot merupakan bagian dari gerakan pemilahan sampah sebagai implementasi Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026.

"Ini salah satu upaya kita, membangun rumah maggot ini untuk mengolah sampah organik dari hasil rumah tangga," imbuhnya.