Cabang pohon atau semak yang menyentuh dinding dan fondasi rumah bisa menjadi semacam jembatan. Dari sana, laba-laba dapat bergerak menuju jendela, ventilasi, celah, atau retakan pada bangunan.
Semak yang terlalu rimbun juga menjadi tempat yang nyaman bagi laba-laba untuk bersembunyi dan mencari makanan.
Karena itu, pangkas pohon, semak, dan tanaman agar berjarak sekitar 12-18 inci dari rumah. Area di sekitar fondasi juga sebaiknya tidak dibiarkan dipenuhi dedaunan, mulsa, atau puing-puing.
Jangan lupa membersihkan sarang yang berada di sekitar pintu dan jendela. Sapu atau selang taman dapat digunakan untuk membersihkannya.
Pada akhirnya, mengusir laba-laba bukan hanya soal membuang sarangnya setiap kali terlihat. Lingkungan di sekitar rumah juga perlu dibuat kurang menarik bagi hewan tersebut.
Halaman yang bersih, tanaman yang terawat, serta celah dan sudut rumah yang rutin diperiksa dapat membantu mengurangi kemungkinan laba-laba menjadikan rumah sebagai tempat tinggal.
Jadi, kalau sarang laba-laba mulai sering muncul, mungkin sudah waktunya bukan hanya membersihkan rumah, tetapi juga melihat kembali kondisi halaman dan lingkungan di sekitarnya.
Artikel ini sudah tayang di detikProperti, selengkapnya di sini