Hasil pemeriksaan juga menemukan sambungan antara struktur kolom dan dinding bata ringan atau hebel tidak dilengkapi besi penghubung. Akibatnya, dinding di sisi kolom ikut retak, bahkan ada bagian yang terpisah.

kerusakan tak hanya ditemukan pada dinding. Area kolam renang juga mengalami penurunan permukaan.

Kondisi itu terlihat dari lantai marmer yang posisinya berada di bawah garis cat, meski pengecatan baru dilakukan sekitar tujuh bulan lalu.

Pihak yang memeriksa rumah tersebut menduga ada pengerjaan yang tidak sesuai dengan standar atau gambar dari arsitek.

Setelah pemeriksaan, perbaikan langsung dilakukan. Sejumlah bagian rumah harus dibongkar untuk mengecek kondisi struktur bangunan.

Tasya menyebut suara pekerjaan konstruksi terdengar sepanjang hari, bahkan hingga pukul 22.00. Ia juga mengaku mendapat informasi bahwa retakan berpotensi muncul lagi setelah perbaikan, meski di lokasi berbeda. Makanya, kondisi rumah perlu terus diawasi.