NADIKABAR.COM — Rumah yang terasa sesak tidak selalu disebabkan oleh luas ruangan yang terbatas. Tumpukan barang yang sudah jarang digunakan, terlalu banyak furnitur, atau benda-benda yang tidak memiliki tempat penyimpanan juga bisa membuat rumah terasa semakin penuh.
Mengutip laman Real Simple pada Minggu (27/9) waktu setempat, ahli penataan rumah menyarankan pemilik rumah mulai melihat kembali barang-barang yang ada di rumah dan menyingkirkan benda yang sudah tidak lagi dibutuhkan.
Kamar mandi, misalnya, sering menjadi tempat menumpuknya berbagai produk. Skincare, kosmetik, dan perlengkapan mandi yang dibiarkan memenuhi meja atau area bawah wastafel dapat membuat ruangan yang sebenarnya kecil terasa semakin sempit.
“Semua itu membuat kamar mandi terasa penuh, baik secara visual maupun fisik,” kata ahli penataan rumah sekaligus pendiri The Tidy Armadillo, Jessi Acuña.
Menurut Acuña, pemilik rumah bisa mulai dengan memeriksa produk yang sudah tidak digunakan. Barang yang masih layak dan belum kedaluwarsa dapat diberikan kepada orang lain, sementara produk yang sudah kedaluwarsa sebaiknya dibuang.
Hal serupa bisa terjadi di area pintu masuk. Sepatu, jaket, tas, dan berbagai barang yang diletakkan begitu saja dapat membuat rumah terasa penuh sejak pertama kali seseorang masuk.