NADIKABAR.COM — Bagi sebagian orang, rumbah bukan sekadar makanan sederhana. Perpaduan kangkung segar dengan sambal petis yang pedas, asin, dan menyegarkan membuat kuliner khas ini memiliki tempat tersendiri di hati para penikmatnya.

Salah satunya adalah 'Rumbah Daenah' yang berada di Desa Muntur, tepatnya di Gang Lingga Buana, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Selama sekitar 15 tahun, Daenah (45) setia menjajakan rumbah dan mempertahankan cita rasa yang membuat pelanggannya terus datang kembali.

Saat didatangi, Selasa (8/9/2026), tampak kerumunan pembeli memadati lapak Daenah. Di depan rumah sederhana itu, para pembeli rela antre demi sajian berkelas dari tangan Daenah.

Daenah mengaku, perjalanan berjualan rumbah telah melewati banyak cerita. Dari yang awalnya menjual dengan harga Rp1.000, kini satu porsi rumbah dibanderol Rp6.000. Dari yang awalnya tidak punya pekerja, sekarang sudah memiliki lima orang pekerja.

"Alhamdulillah, tidak terasa sudah 15 tahun saya jualan. Dari harga Rp1.000 sampai sekarang sudah Rp6.000," ujar Daenah kepada NadiKabar saat ditemui di lokasi, Selasa (8/9/2026).

Selama berjualan, Daenah juga memiliki pelanggan yang sudah dianggap seperti bagian dari perjalanan usahanya. Ia bahkan masih mengingat para pelanggan yang dahulu datang ketika masih duduk di bangku sekolah.

"Makasih buat anak-anak SMK Losarang yang dulunya masih belum pada nikah, masih sekolah, sekarang sudah pada punya dua anak, ada yang satu anak," katanya.

Tak hanya pelanggan dari sekitar Losarang, Rumbah Daenah juga menarik perhatian pembeli dari luar daerah. Sejumlah ibu-ibu dari Subang bahkan rela datang cukup jauh untuk mencicipi rumbah buatannya.