"Seperti yang kalian ketahui, kami tidak bermain di Makassar, kami bermain di Pare-pare. Dan sebenarnya itu berjarak 150 km dari Makassar dan kami juga tidak bisa berlatih di sana," ujarnya
"Kami juga tidak punya kemungkinan untuk berlatih di Pare-pare, yang berarti sepanjang musim kami tidak bisa berlatih di stadion ini. Jadi jika saya bisa memilih, saya akan selalu memilih untuk berlatih pada malam hari sebelumnya di stadion," lanjutnya.
Namun, persoalan official training ternyata bukan satu-satunya hal yang membuat Kalezic mempertanyakan kondisi pertandingan di GBLA.
Setelah melihat langsung kondisi lapangan sehari sebelum pertandingan, pelatih asal Bosnia Herzegovina itu justru mengakui bahwa regulasi tersebut bisa dipahami. Sebab, menurutnya, kondisi rumput GBLA memang tidak memungkinkan untuk digunakan latihan.
"Namun saya juga harus mengatakan jika saya melihat lapangan di sini sehari sebelum pertandingan dan hari ini, saya mengerti bahwa Anda tidak bisa berlatih di lapangan ini," katanya.
Ia secara terang-terangan mempertanyakan bagaimana pertandingan selevel Super League, digelar di stadion dengan kondisi lapangan yang menurutnya jauh dari kata layak.