NADIKABAR.COM β Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa, diperkirakan melemah dipengaruhi kenaikan yield obligasi pemerintah AS dan indeks dolar AS, kata Analis Bank Woori Saudara (BWS) Rully Nova
βRupiah hari ini diperkirakan kembali melemah pada kisaran Rp17.900- Rp17.960 dipengaruhi oleh global kenaikan yield obligasi pemerintah AS dan indeks dolar walaupun harga minyak relatif turun dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed bulan ini memudar,β ucapnya kepada NadiKabar di Jakarta, Selasa.
Tercatat, yield obligasi AS naik menjadi 5,31 persen dan indeks dolar AS naik di level 102,12. Di sisi lain, ekspektasi kenaikan suku bunga memudar karena data tenaga kerja AS yang lemah.