“Survei menunjukkan 36 persen yakin ada dua kali kenaikan lagi sampai dengan akhir tahun, kenaikan masing-masing 25 bps (basis points). Yield obligasi pemerintah AS berpotensi naik lagi selain expectations kenaikan bunga juga karena pertumbuhan ekonomi AS masih kuat,” ucap dia.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.937 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.877 per dolar AS.