NADIKABAR.COM β€” Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa bergerak melemah 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.981 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.978 per dolar AS.

Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai pelemahan rupiah dipengaruhi potensi pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

β€œKarena tingginya harga minyak, para pelaku pasar memperhitungkan adanya pengetatan kebijakan moneter lanjutan oleh The Fed, menyusul kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuannya tanggal 15-16 September lalu, yang merupakan kenaikan suku bunga dalam tiga tahun terakhir,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.