NADIKABAR.COM β Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat bergerak melemah 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp17.758 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.753 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menilai pelemahan tipis rupiah dipengaruhi risiko harga minyak yang masih di level tinggi.
βPenguatan obligasi pemerintah masih dibayangi risiko harga minyak yang masih di level tinggi di atas asumsi APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara),β ucapnya kepada NadiKabar di Jakarta, Jumat.
Mengutip Anadolu, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November turun 1,3 persen menjadi 103,40 dolar AS per barel.