NADIKABAR.COM — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu, bergerak melemah 28 poin atau 0,15 persen menjadi Rp18.184 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.156 per dolar AS.

Analis mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuabi menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi serangan Ansarullah Yaman (Houthi) terhadap kilang minyak terbesar di Arab Saudi.

"Pihak berwenang Arab Saudi tidak segera mengonfirmasi serangan terhadap fasilitas dengan kapasitas 550 ribu barel per hari itu," ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.