Mengutip Xinhua, pasar investor menduga adanya peningkatan ekspektasi mengenai pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh Federal Reserve.

Menurut data CME FedWatch, para pelaku pasar memperkirakan adanya peluang sekitar 70 persen untuk kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin lagi pada pertemuan The Fed tanggal 28 Oktober. Langkah ini menyusul kenaikan suku bunga pertama sejak tahun 2023 yang dilakukan bank sentral tersebut pada 16 September, yang menaikkan suku bunga ke kisaran 3,75 persen hingga 4 persen.

Lukman menganggap kenaikan ekspektasi ini dipengaruhi sikap Presiden AS Donald Trump yang menolak proposal terbaru Iran yang disampaikan kepada Washington dalam negosiasi tidak langsung di New York pekan ini, sebagaimana laporan Anadolu.