NADIKABAR.COM β€” Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, bergerak melemah 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp18.089 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.082 per dolar AS.

Analis mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuabi menilai pelemahan rupiah dipengaruhi adanya gangguan pasokan minyak di Asia Barat/Timur Tengah (Timteng).

β€œPasar merespons negatif terhadap kapal-kapal tanker yang mendapat serangan di Timur Tengah yang meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Menurut United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), setidaknya lima kapal telah melaporkan insiden sejak hari Minggu (1/11), dengan frekuensi serangan yang mendekati rekor bulan Oktober, yakni 35 insiden yang melibatkan kapal.