NADIKABAR.COM β Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin, bergerak melemah 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp18.089 per dolar AS, dipengaruhi kekhawatiran eskalasi tensi konflik geopolitik di Asia Barat/Timur Tengah (Timteng).
βRupiah diperkirakan masih melemah terhadap dolar AS di tengah kekhawatiran eskalasi tensi geopolitik Timteng yang kembali membuat harga minyak naik di atas 100 dolar AS per barel,β kata analis Doo Financial, Lukman Leong kepada NadiKabar di Jakarta, Senin.
Mengutip Xinhua, harga minyak Brent melonjak ke level tertinggi sejak akhir April di tengah kekhawatiran akan eskalasi konflik di Timteng.