Mengutip Anadolu, para investor yang tengah menantikan risalah rapat Federal Reserve bulan September dilakukan untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai keputusan para pembuat kebijakan untuk menaikkan suku bunga serta penilaian mereka terhadap risiko inflasi.
Menurut data CME FedWatch, sebagaimana laporan Xinhua, para pelaku pasar memperkirakan adanya peluang sekitar 24 persen untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan Oktober, turun dari 71 persen seminggu yang lalu.
Adapun data cadev Indonesia, diperkirakan akan menurun dari 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2026. ke 144 miliar dolar AS.