"Kami berharap pusat ini bisa menjadi tempat bagi umat Islam yang mengunjungi Masjid Istiqlal, yang jumlahnya mencapai sekitar 200 ribu orang, untuk mengenal lebih dekat budaya dan sejarah Rusia," kata Krganov.

Krganov menambahkan pihaknya juga akan mempertimbangkan untuk membuka ruang serupa di salah satu masjid di Rusia, sebagai tempat bagi masyarakat setempat untuk mengenal Indonesia.

Di Russian Space, pengunjung dapat menemukan sejumlah koleksi buku, aneka dekorasi berciri khas Rusia, serta elemen ornamen Islami yang berpadu dalam satu ruang edukasi dan budaya.