NADIKABAR.COM — Pemerintah Rusia telah memperpanjang larangan sementara ekspor bahan bakar diesel, bahan bakar kapal, dan solar oleh produsen langsung hingga 31 Oktober 2026, demikian keterangan layanan pers Kabinet pada Rabu (30/9).
"Keputusan tersebut memperpanjang larangan ekspor bahan bakar diesel, bahan bakar kapal, dan gasoil yang dilakukan langsung oleh produsen dari Rusia hingga 31 Oktober 2026," jelas pernyataan tersebut.
Kremlin menyatakan langkah itu bertujuan menjaga stabilitas pasar bahan bakar dalam negeri di tengah meningkatnya permintaan bahan bakar kendaraan selama musim panen pertanian.
Larangan ekspor bahan bakar yang lebih luas masih berlaku di Rusia hingga 31 Januari 2027. Pembatasan terhadap produsen langsung sebelumnya dijadwalkan berakhir pada 30 September 2026.
Rusia menghadapi kekurangan bahan bakar akibat serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina terhadap kilang minyak dan infrastruktur energi lainnya, yang telah mengganggu pasokan dalam negeri.
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia