Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa penempatan peluncur Typhon di wilayah Jepang tidak dapat diterima dengan alasan apa pun dan menuntut agar peluncur tersebut disingkirkan dari wilayah Jepang. Zakharova juga menekankan bahwa Jepang harus mengakui sepenuhnya hasil Perang Dunia II, termasuk aspek-aspek teritorial yang berkaitan dengan bagian selatan Kepulauan Kuril, serta menghentikan kebijakan remiliterisasinya. Pada 1 September, Zakharova mengatakan dalam sebuah taklimat di sela-sela Forum Ekonomi Timur di Vladivostok bahwa Kedutaan Besar Jepang telah diberi tahu secara jelas bahwa penempatan persenjataan jenis ini di wilayah Jepang, bahkan dengan dalih latihan militer, "sama sekali tidak dapat diterima karena menimbulkan ancaman terhadap keamanan Rusia."
Nasional
HALAMAN 2 DARI 2
Rusia protes penempatan sistem Rudal Typhon milik AS di Jepang
Rusia menuntut agar Jepang menarik sistem Typhon buatan AS dari wilayahnya, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada hari Jumat (18/9) se
NASIONAL
📖 Baca Juga
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.