"Penggunaan rudal yang terus dilakukan terhadap Ukraina, terhadap rakyat kami, anak-anak kami, merupakan pilihan teror yang benar-benar disengaja," kata Zelensky.

"Kami berada di rumah, sedang tidur," kata Olena Sayun (40), seorang terapis pijat, kepada AFP.

"Jendela-jendela rumah kami pecah. Syukurlah, kami melindungi anak dengan tubuh kami. Suami saya mengalami beberapa luka sayatan di punggung, begitu juga saya.

"Anak itu mengalami syok dan sangat ketakutan. Kami langsung berlari ke kamar mandi. Kemudian, saat semua benda di apartemen berhamburan akibat ledakan, kami tetap berada di sana."