NADIKABAR.COM — Ukraina menuduh Rusia sengaja menargetkan warga sipil setelah 30 orang tewas ketika dua bus diledakkan di garis depan kota Kramatorsk. Serangan ini salah satu serangan paling mematikan dalam beberapa minggu terakhir.
Dilansir AFP, Jumat (9/10/2026), Presiden Volodymyr Zelensky bersumpah bahwa masalah ini "tidak akan dibiarkan begitu saja". Pihak berwenang mengunggah foto-foto menunjukkan kerangka logam kendaraan yang terbakar habis, dengan mayat dan puing-puing berserakan di jalan.
"Rusia sedang berusaha menghancurkan semua kehidupan di (wilayah) Donbas dan dunia harus merespons hal ini," tulis Zelensky di Telegram.