“Kaliningrad tidak berbeda dari wilayah lain di Federasi Rusia,” katanya, seraya menambahkan bahwa wilayah tersebut “mendapat perlindungan yang sama seperti bagian lain dari negara Rusia.”

Pernyataan itu disampaikan setelah Rusia memperingatkan NATO bahwa pihaknya dapat menggunakan senjata nuklir jika aliansi tersebut berupaya memutus akses ke Kaliningrad, eksklave Rusia di Laut Baltik yang berada di antara negara anggota NATO, Polandia dan Lithuania.

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, Rabu, memastikan bahwa aliansi tersebut telah menerima komunikasi dari Rusia, tetapi menolak mengungkapkan isi komunikasi tersebut secara rinci.

Ia mendesak Moskow untuk “menghentikan ancaman nuklir” dan menegaskan bahwa NATO merupakan aliansi yang bersifat pertahanan.

Presiden Rusia Vladimir Putin juga memerintahkan langkah-langkah untuk memastikan keamanan Kaliningrad, menurut Penasihat Kremlin Nikolai Patrushev, yang memperingatkan akan adanya “respons yang tepat dan segera” terhadap setiap tindakan agresif.