NADIKABAR.COM — Lebih dari 9.000 warga sipil Rusia tewas dan sekitar 27.000 lainnya terluka akibat serangan pasukan Ukraina sejak Februari 2022, kata Duta Besar untuk Urusan Khusus Kementerian Luar Negeri Rusia Rodion Miroshnik.
“Sejak Februari 2022, jumlah warga sipil yang menjadi korban serangan pasukan Ukraina mendekati 37.000 orang, termasuk 9.213 korban tewas,” kata Miroshnik dalam konferensi pers, Selasa.
Sebanyak 631 warga sipil Rusia tewas dan lebih dari 4.300 lainnya terluka akibat serangan pasukan Ukraina pada Juli-September. Dalam periode tersebut, 42 anak tewas dan 223 lainnya terluka, katanya.
Pasukan Ukraina menembakkan sekitar 102.000 amunisi ke fasilitas sipil di Rusia selama Juli-September, kata Miroshnik.
Sedikitnya 117 serangan menyasar bus sipil selama periode tersebut dan menewaskan 34 warga Rusia, kata Miroshnik.
Intensitas serangan terhadap bus memaksa pemerintah di sejumlah kota garis depan menghentikan layanan bus reguler, baik di dalam kota maupun antarpermukiman, tambahnya.
Selain itu, militer Ukraina juga menyerang pusat logistik Wildberries, platform perdagangan elektronik Rusia. Sedikitnya 28 kali selama Juli-September, kata Miroshnik.
Penerjemah: Asri Mayang Sari