Dengan kehadiran Campus League, Ryan Gozali juga berharap bisa mendorong meningkatnya beasiswa S1 lewat jalur olahraga. Lantaran reputasi dan gengsi tinggi yang ada dalam kompetisi Campus League, diharapkan Universitas peserta akan membuka pintu lebih luas bagi atlet berprestasi yang ingin jadi student-athlete lewat jalur beasiswa.

Ryan Gozali pun mempersiapkan Campus League sebagai program jangka panjang hingga beberapa puluh tahun ke depan. Campus League diproyeksikan Ryan Gozali bisa berkembang seperti NCAA di Amerika Serikat yang punya ikatan kuat dengan masyarakat dan punya pengaruh besar dala kehidupan.

Karena itulah, Campus League langsung mematok komitmen selama 30 tahun. Dengan komitmen jangka panjang tersebut, diharapkan rasa percaya yang muncul dari pihak universitas menjadi lebih kuat dan ikut membentuk kultur olahraga antarkampus yang jauh lebih bagus di Indonesia.

"Sebenarnya butuh lebih dari 30 tahun. Cuma memang simpelnya saya saat ini sudah 40 tahun, saya umur 70 pensiun, kira-kira dalam 30 tahun kami akan bangun semaksimal mungkin ekosistemnya sehingga bisa bertahan dan nanti generasi berikutnya yang akan melanjutkan," tutur Ryan.