Kehadiran becak listrik ini, lanjut Eman, ditujukan untuk meringankan beban fisik para pengayuh becak yang selama ini mengandalkan tenaga manual pada becak konvensional. Sebelum unit didistribusikan, para penerima nantinya akan mendapatkan pelatihan khusus supaya lebih memahami unit yang mereka operasikan.
"Tujuannya untuk membantu pengayuh becak yang selama ini pakai tradisional diubah menjadi modern. Kemudian dalam mengayuh becak kan tidak terlalu berat karena dibantu dengan listrik," jelasnya.
"Ada pelatihan dulu. Itu kan elektronik, ya. Jadi nanti siang ada tamunya dari Yayasan GSN-nya. Itu kan disalurkan oleh Yayasan GSN," ucapnya menambahkan.
Terkait waktu pembagian, Eman menyebut tanggal pendistribusian belum ditetapkan secara pasti. Pemerintah Kabupaten Majalengka masih menunggu hasil koordinasi final dengan pengurus Yayasan GSN.
"Masih nunggu. Kayaknya nanti setelah pertemuan penentuannya (tanggal distribusi) dengan pengurusnya," ujarnya.