Bambang Susanto mengatakan, lakon 'Pandawa Boyong' yang dibawakan Ki Cahyo Kuntadi mengangkat kisah tumbangnya Kurawa dalam peperangan melawan Pandawa. Dirinya sengaja memilih tema tersebut sebagai simbol menangnya kebajikan atas kebatilan.
"Pandawa Boyong menceritakan tentang perang Bratayudha. Filosofinya kita matikan Kurawa, tinggal Pandawa-nya, sehingga kita bisa bangkit," ujar Bambang dalam keterangan yang diterima NadiKabar, Sabtu (5/9/2026).
Sementara Cak Imin dalam sambutannya menyampaikan pesan mengenai perjuangan politik. Menurutnya, politik semestinya menjadi sarana untuk mewujudkan kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat.
"Di PKB itu perjuangan politik bukan sekadar murni politik. Politik itu sarana menuju kebahagiaan dan kesejahteraan," ujar Muhaimin.