Performa itu berbanding terbalik dengan tim putrinya. Tim asuhan Eva Olid tengah on fire sejauh ini.
Bermodal pramusim tanpa kemenangan, Maya Le Tissier dkk juga masih kepayahan di dua laga perdana Women's Super League. Kekalahan beruntun sempat ditelan London City Lioness dan Chelsea.
Namun, MU putri bisa bangkit setelahnya. Delapan laga berikutnya dilalui tanpa kemenangan, dengan rincian 6 kemenangan dan dua kali imbang diraih.
Tiga kemenangan diraih di Women Super League, sisanya di Leagues Cup. Terakhir, mereka bisa meredam Manchester City di Super League.
MU putri kini bertengger di peringkat empat klasemen WSL dengan 11 poin. Sementara di Leagues Cup, mereka perkasa memimpin persaingan.