Potensi pasar gim di Indonesia sejatinya sangat besar. Berdasarkan Laporan Peta Ekosistem Gim Indonesia (PEGI) 2024, jumlah pemain gim (gamers) di tanah air mencapai 154,9 juta orang (55,3% dari total populasi) dan diproyeksikan melonjak hingga 174,4 juta pada 2027. Besarnya basis pemain ini didukung oleh penetrasi internet yang meluas, yakni mencapai 232,7 juta pengguna aktif (83% dari populasi).
Meski nilai pasar industri gim Indonesia pada 2024 menembus Rp30,99 triliun, porsi pendapatan yang masuk ke kantong pengembang lokal baru menyentuh angka 2,5%. Masih minimnya penguasaan pasar oleh produk lokal ini lantas memicu pertanyaan besar: mampukah pengembang gim dalam negeri menjadi tuan rumah di negeri sendiri?