NADIKABAR.COM β€” Tanggal 23 September ditetapkan sebagai Hari Maritim Nasional. Peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menumbuhkan kesadaran bahwa Indonesia adalah negara maritim yang memiliki kekayaan sumber daya laut yang sangat besar.

Karena itu, pembangunan dan pemanfaatan potensi kelautan perlu terus didorong secara optimal, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa.

Salah satu potensi kelautan yang belum banyak dikembangkan di Indonesia adalah air mineral laut dalam (AMLD). Sumber daya ini berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku industri air minum, sekaligus berbagai produk bernilai tambah lainnya.

Dunia, termasuk Indonesia, menghadapi tantangan serius dalam penyediaan air minum yang aman. Di Indonesia, Bappenas memproyeksikan proporsi wilayah yang mengalami kelangkaan air meningkat dari 6,0 persen pada 2000 menjadi 9,6 persen pada 2045. Jawa serta Bali–Nusa Tenggara, secara khusus diidentifikasi sebagai wilayah yang menghadapi tekanan kekurangan air lebih tinggi.