Gugatan juga menyebut sistem penahan penumpang di kursi belakang Civic tidak memiliki tingkat keamanan yang memadai saat terjadi kecelakaan, mengalami cacat dalam desain dan pengerjaan, serta menyebabkan Swann mengalami "perlambatan lokal yang berbahaya dan dapat dihindari pada bagian tubuhnya yang rentan sehingga menyebabkan cedera internal/fatal."

Selain itu, sistem sabuk pengaman pada Civic yang dimaksud disebut mengalami web spool-out (penguluran sabuk) yang berlebihan.

Kursi belakang kendaraan tersebut juga dituding memiliki desain yang cacat karena tidak dilengkapi konfigurasi anti-submarining ramp (fitur penahan) yang memadai dan diperlukan untuk mencegah tubuh penumpang meluncur ke bawah sabuk pengaman saat terjadi tabrakan.

Pengacara yang mewakili harta peninggalan Swann mengatakan Honda mengetahui, atau seharusnya mengetahui, bahwa desain Civic tersebut menimbulkan risiko yang tidak wajar terhadap keselamatan fisik dalam kecelakaan.

Menurut gugatan, Honda "bertanggung jawab mutlak kepada para penggugat atas cedera katastrofik dan kematian" remaja berusia 18 tahun tersebut.