"Pernah anakku yang cewek cerita kalau ada cowok yang pernah kasih perhatian dan ngasih ini dan itu, tapi ditolak sama dia," ungkapnya.
Alasan sang putri menolak pria tersebut ternyata membuat Sahrul merasa bangga sekaligus lega. Putrinya mengaku ingin fokus pada pendidikan dan mengejar cita-citanya, sehingga belum ingin memprioritaskan hubungan asmara.
Sahrul pun mengapresiasi keputusan sang anak yang dinilainya mampu menentukan prioritas di tengah dinamika pergaulan remaja. Ia mengaku kekhawatirannya sebagai orang tua berkurang setelah mengetahui putrinya memiliki komitmen untuk fokus belajar.
"Pas dengar anakku nolak cowok dengan alasan pengin fokus belajar, aku bangga banget sih. Memang anakku enggak mau fokus ke pacaran, dia memang pengin kejar cita-citanya. Jadi, rasa kekhawatiranku langsung hilang," pungkasnya.