Toyota, produsen otomotif terbesar di dunia berdasarkan volume produksi, juga berupaya mengurangi variasi jenis suku cadang sesuai kebutuhan konsumen.
Pengurangan variasi suku cadang dinilai dapat meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses pengembangan kendaraan.
Melalui proyek yang diberi nama "Area 35", Toyota menargetkan peningkatan efisiensi penggunaan ruang lantai pabrik sebesar 35 persen.
Suzuki Motor Corp. berencana memangkas waktu pengembangan saat ini hingga setengahnya menjadi sekitar dua tahun. Sementara itu, Mitsubishi Motors Corp. juga menargetkan pemangkasan waktu pengembangan sebesar 20 persen menjadi tiga tahun pada sekitar 2030.