NADIKABAR.COM — Pada hari kiamat, seluruh amal dan perbuatan setiap muslim selama hidup di dunia akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Ada dua pertanggungjawaban utama pada saat Yaumul Hisab, yakni hubungan tim redaksi seorang hamba dengan Sang Pencipta, dan hubungan antarsesama manusia.
Dua perkara itu dianjurkan untuk dipahami oleh umat Islam, sebagai pengingat penting agar mempersiapkan amal dan perbuatan yang menjadi penentu pada hari hisab kelak.
adapun amalan manusia yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah salat.
Hal ini tercatat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah salatnya. Maka, jika salatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika salatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari salat wajibnya, maka Allah SWT berfirman, 'Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki salat sunnah.' Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari salat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya'." (HR Tirmidzi dan An-Nasa'i)