NADIKABAR.COM — Paragon Kahf turut mendukung upaya pemerintah dalam menangani dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyerahkan bantuan kesehatan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Bantuan tersebut meliputi 50 tabung oksigen beserta perlengkapannya, 1.200 selang dan nebulizer, serta 11.000 masker N95 untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Bantuan tersebut berangkat dari kepedulian Paragon Kahf terhadap masyarakat yang terdampak karhutla, termasuk kondisi yang dihadapi warga dan para relawan di lapangan.
Melalui penyaluran bantuan ini, Paragon Kahf bersama Kementerian Kesehatan RI berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan medis di lapangan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang pelayanan kesehatan dan sedikit meringankan beban masyarakat terdampak.
Penyerahan bantuan ini merupakan kelanjutan dari dukungan Paragon Kahf dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah sejak Agustus 2026.
Bersama sejumlah mitra, seperti Rumah Zakat, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Baitulmaal Muamalat (BMI), dan Kalaweit Foundation, Paragon Kahf telah menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari perlengkapan pemadaman, kebutuhan dasar masyarakat, layanan kesehatan, serta sarana pemantauan hutan.
Kolaborasi untuk Menjawab Kebutuhan di Lapangan
Pada 26 Agustus 2026, Paragon Kahf bersama Rumah Zakat menyalurkan alat pelindung diri (APD) dan 100 gulung selang pemadam kebakaran kepada Asosiasi Damkar Kalimantan Barat di Kubu Raya. Perlengkapan tersebut diberikan untuk menunjang keselamatan dan kebutuhan operasional petugas pemadam.
Dukungan berlanjut pada 2 September 2026 dengan penyaluran air bersih, masker, dan vitamin bagi masyarakat di Kubu Raya, Kalimantan Barat. Sehari kemudian, Paragon Kahf kembali menyalurkan bantuan berupa air minum dan layanan kesehatan bagi warga terdampak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Pada 18 September 2026, Paragon Kahf bersama Kalaweit Foundation memberikan bantuan berupa armada patroli pemadam dan sarana transportasi untuk pemantauan hutan di Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu mobilitas tim dalam menjalankan patroli serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran.
Karyawan ParagonCorp turut berpartisipasi melalui inisiatif Paragonian Bergerak.
Pada 9 Oktober 2026, sebanyak 12.500 masker KN95 dibagikan kepada masyarakat dan pelajar di Palangka Raya untuk membantu memenuhi kebutuhan perlindungan dari paparan asap. Kahf juga membagikan body wash kepada relawan di lokasi karhutla sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka.
Paragon Kahf bersama para mitra juga terus mencermati perkembangan situasi di lapangan serta kebutuhan yang ada, sebagai bagian dari upaya memahami kondisi dan tantangan yang dihadapi masyarakat maupun lingkungan terdampak.
Bergerak Bersama untuk Perlindungan Berkelanjutan
Director of Corporate Affairs ParagonCorp, Astri Wahyuni, menyampaikan kontribusi perusahaan perlu berjalan seiring dengan upaya pemerintah dan kerja para mitra di lapangan. Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berkelanjutan karena kebutuhan masyarakat dan petugas dapat berlanjut setelah kondisi darurat mereda.
"Kami bersyukur dapat mengambil bagian dalam mendukung upaya pemerintah menangani dampak karhutla. Kami berharap bantuan yang diserahkan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hari ini dapat menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak," ujar Astri dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Astri mengatakan akan terus berkoordinasi dengan para mitra untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
"Bersama para mitra, kami juga terus mempelajari kebutuhan di lapangan sebagai dasar untuk menyiapkan bantuan berikutnya, termasuk pada masa pemulihan. Semoga masyarakat terdampak dan para relawan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan, serta upaya penanganan karhutla dapat berjalan dengan lancar sehingga kondisi berangsur pulih," paparnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Paragon Kahf berupaya mengambil bagian dalam mendukung upaya pemerintah menangani dampak karhutla melalui kontribusi nyata dan kolaborasi lintas sektor, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat serta peran masing-masing mitra di lapangan.