NADIKABAR.COM — Aksi mulia diperlihatkan sejumlah murid SMK Rota Klaten. Mereka kompak mengevakuasi muatan truk boks bernomor polisi AD 8186 AV yang nyemplung ke parit setelah menabrak pohon dan pagar SMK Rota di Jalan Raya Bayat-Cawas, Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Klaten.

Sopir mobil boks, Wahyu, tampak beristirahat di Polsek Bayat. Kondisi mobilnya tampak berantakan di lokasi sehingga tidak berwujud lagi dengan posisi masuk ke parit sedalam sekitar 2,5 meter. Bagian kemudi hanya retak kaca depannya.

Polisi bersama guru dan murid SMK Rota terlihat mengevakuasi muatan seperti susu, minyak, popok, maupun tisu. Murid-murid dengan cekatan bergantian membawa muatan boks, dan menaruhnya di halaman Polsek Bayat yang letaknya di seberang lokasi kecelakaan.

Evakuasi mobil boks itu dilakukan dengan mobil derek oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten. Sementara itu, batang pohon yang ditabrak tampak mengelupas. Sedangkan, tembok pagar SMK Rota sepanjang 15 meter itu ambruk.

Salah satu murid SMK Rota, Farel, mengungkapkan saat kejadian dia mendengar bunyi yang keras.

"Saya tadi sedang praktik di bengkel. Dengar bunyi kayak gludakk! Gitu," kata Farel saat ditemui di lokasi.

Peristiwa itu bikin kaget para siswa yang berada di sekolah. Saat menengok ke arah jalan raya, ternyata mobil boks sudah terguling di parit.

"Tahu-tahu lihat truknya sudah terguling. Kejadian persisnya saya tidak tahu karena sedang di bengkel," terangnya.

Adapun Kapolsek Bayat, AKP Heri Wibawa, menerangkan kecelakaan tersebut terjadi Kamis (20/8) sekitar pukul 10.05 WIB. Mobil itu berjalan dari arah Cawas menuju Bayat.

"Terlihat kecelakaan tunggal, tidak ada korban, hanya kerugian materi pagar sekolah. Mobil dari timur (Cawas) ke barat (Bayat)," jelas Heri di lokasi.

"Evakuasi barang kita lakukan bersama adik-adik siswa SMK Rota. Semua barang aman," imbuhnya.