Pada kesempatan itu wisata taman Jlengut diusulkan mendapatkan perhatian agar dapat kembali berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun peningkatan pendapatan asli desa. Pengembangan BUMDes, peningkatan insentif bagi sejumlah unsur kemasyarakatan, di antaranya kader Posyandu, PKK, dan Linmas juga diusulkan.
Terkait hal tersebut, Mas Hamenang menjelaskan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini masih menjadi pertimbangan dalam menentukan kebijakan peningkatan insentif. Kendati demikian, Pemkab Klaten berkomitmen untuk mempertahankan besaran insentif yang saat ini diterima masyarakat.
"Kondisi keuangan sedang tidak baik sehingga belum bisa meningkatkan insentif. Tetapi kalau untuk mempertahankan, insyaallah kita pertahankan. Kita melihat beberapa kabupaten sampai harus menurunkan, tetapi Kabupaten Klaten insyaallah kita pertahankan," jelasnya.
Lebih lanjut, Mas Hamenang menegaskan, berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah. Sebagian aspirasi dapat segera dieksekusi, sementara lainnya membutuhkan proses penganggaran atau menunggu kondisi fiskal daerah membaik dan ia memastikan Pemkab Klaten akan terus turun ke masyarakat melalui kegiatan Sambung Rasa untuk memperoleh informasi mengenai berbagai persoalan secara lebih detail dan terkini.
"Semangat kita bersama tetap terus turun ke bawah untuk mendengar aspirasi lebih lanjut, lebih detail, lebih terkini. Harapannya kita bisa memitigasi permasalahan satu per satu yang muncul sehingga bisa diatasi," pungkas Hamenang.