NADIKABAR.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebutkan fokus olahraga Indonesia selanjutnya adalah mengejar prestasi di ajang Olimpiade Los Angeles 2028 saat menyambut atlet Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Saya juga sampaikan, sekarang kita mulai fokus Olimpiade. Tahun 2028 waktu yang tidak terasa," kata Erick Thohir kepada awak media pada acara penyambutan atlet di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Rabu.

Tim atlet yang disambut Menpora beserta jajarannya berasal dari sejumlah olahraga seperti atletik, esports, bulu tangkis, dan angkat besi.

Dalam kesempatan itu, Menpora juga meneruskan pesan salam dari Presiden Prabowo Subianto terhadap para atlet dan tim ofisial yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia di panggung multi cabang olahraga terbesar Asia.

Kepala Negara, kata dia, merasa terharu dan bangga terhadap anak-anak muda generasi bangsa yang bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Jepang.

Menpora kemudian mengingatkan para atlet maupun federasi yang telah berjuang dan berprestasi di Asian Games agar mulai mengalihkan fokus untuk persiapan menghadapi Olimpiade 2028.

Sebelum Olimpiade, kata dia, Indonesia juga akan mengikuti SEA Games 2027 yang menjadi sasaran antara menuju panggung multi cabang olahraga terbesar dunia.

Menpora mengatakan bahwa pihaknya sudah mulai menyiapkan anggaran untuk pemusatan latihan untuk Olimpiade maupun untuk SEA Games mendatang.

"Jadi saya harapkan para atlet untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Dan mudah-mudahan kita juga bisa berjaya di Olimpiade dan sasaran antara di SEA Games," katanya.

Hingga Rabu (30/9), Kontingen Indonesia sudah mengoleksi empat medali emas di Asian Games 2026. Dua emas dipersembahkan cabang bulu melalui ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan beregu putra.

Selain itu, cabang angkat besi mempersembahkan satu emas yang diraih Rahmat Erwin Abdullah pada kelas 75 kg putra, serta satu emas dari cabang panjat tebing yang diraih Desak Made Rita Kusuma Dewi pada nomor speed putri.

Indonesia masih berpeluang menambah koleksi medali melalui para atlet yang masih berjuang di fase gugur maupun yang sudah menembus babak final seperti tim mobile legend dari cabang esports.