Para korban disebut menyantap MBG yang disalurkan SPPG Makale Batupapan 1. SPPG itu melayani 12 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 2.200 orang.
"Karena tidak semua, dari 2.200 penerima bantuan itu aja mulai dari gejala ringan sampai sedang lah. Artinya bahwa kita tetap praduga tidak bersalah," tambah Rudy.
Rudhy enggan berspekulasi lebih jauh soal para korban diduga keracunan akibat MBG. Dia berdalih para korban baru mengeluh sakit sehari setelah menyantap MBG, sedangkan menu MBG pada hari ini diklaim belum dikonsumsi.
"Artinya bahwa dugaan kalau itu disebabkan oleh makanan MBG mungkin makanan yang kemarin. Makanan yang dia makan kemarin, bukan hari ini, karena kan belum makan hari ini," paparnya.