"Sebetulnya yang paling penting adalah bukan hasilnya itu. Yang paling penting adalah sikap kita bagaimana terkait kalau misalnya ini terbukti dari karena permasalahan produk olahannya atau bahannya itu yang paling penting," imbuhnya.
Ia menyebut investigasi menyeluruh diperlukam untuk melihat apakah SOP telah dijalankan, termasuk rentang waktu sejak makanan datang hingga dikonsumsi.
"SOP-nya dijalankan atau tidak. Kemudian kan ini dari makanan datang sampai dengan dikonsumsi itu kan ada batas waktunya. Nah, ini sudah betul atau tidak itu yang perlu kita investigasi," tuturnya.
Investigasi, lanjut Lakhsmie, tidak hanya dilakukan oleh Dinkes. Berbagai unsur akan dilibatkan, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN).