NADIKABAR.COM — Kecelakaan beruntun di Palmerah, Jakarta Barat, yang disebut berawal dari mobil GWM Tank ugal-ugalan menyebabkan seorang tewas serta merusak sejumlah kendaraan dan gerobak las. Tukang las yang terdampak kecelakaan mengaku bingung cara mencari nafkah usai peralatannya rusak.
"Ya kalau saya kan namanya tiap hari-harinya memang pencarian saya di situ. Atas kejadian ini kan saya juga bingung juga kan buat nyari uang bagaimana gitu. Saya sih lagi ngarepin pertanggungjawaban dia," kata salah seorang tukang las, Samsudin (60), di Palmerah, Jakbar, Kamis (8/10/2026).
Tukang las lain, Darto, mengatakan dirinya sudah lama bikin usaha dengan gerobak las di lokasi itu. Dia mengatakan gerobak, tabung gas dan beberapa peralatan las yang ada di gerobaknya rusak akibat tabrakan itu.
"Patah itu, itu kan nahan gas keluar kan. Jadi anginnya keluar tuh kan. Udah patah tuh. Enggak bisa ngapa-ngapain lagi. Ya kan nggak bisa ngapa-ngapain jadinya. Enggak bisa usaha kan, begini," kata Darto.
Dia mengatakan gerobak las miliknya dan Samsudin selalu ditinggalkan di pinggir jalan yang menjadi lokasi kecelakaan. Dia berharap peralatannya yang rusak diganti oleh penabrak.
"Iya tadi barusan saya kan dari samsat katanya masalah penggantian ya kan. Masalah penggantian, katanya saya ke sana sama dia nih boncengan naik motor. Entar tunggu, katanya orangnya lagi nanganin yang meninggal. Kalau udah beres baru dikabari lagi," ujar Darto.
Kecelakaan itu terjadi pada Rabu (7/10) malam. Korban tewas akibat kecelakaan ini merupakan pengendara ojol.