Jika langkah pemangkasan produksi diambil, maka dari target awal Samsung yang menginginkan produksi ponsel pintar mencapai 270 juta di 2026 bisa menjadi sekitar 200 juta saja.
Kenaikan harga komponen juga mungkin dirasakan langsung oleh para konsumen ponsel pintar. Samsung di tahun ini sudah meluncurkan dua seri unggulannya yaitu seri Galaxy S26 dan seri Galaxy Z8.
Keduanya mengalami peningkatan harga yang signifikan, bahkan setelah harga perilisannya naik tidak lama harganya kembali naik lagi hingga 100 dolar AS (sekitar Rp1.7 jutaan).
Tidak hanya rilisan anyar, ponsel-ponsel rilisan sebelumnya termasuk ponsel mid-range turut terimbas dengan kenaikan harga.
Meski permintaan ponsel pintar dari Samsung terbilang tinggi, namun ternyata divisi ponsel Samsung masih kesulitan untuk mencetak keuntungan.