NADIKABAR.COM — Atlet pancalomba modern Indonesia Samuel Christian Matulatuwa nyaris menembus final nomor putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah hanya terpaut 12 poin dari batas kelolosan pada semifinal B di Anjo Sports Park, Aichi, Jepang, Jumat.

Samuel mengakhiri persaingan di posisi ke-10 dengan mengumpulkan 1.456 poin, sedangkan tiket terakhir menuju final disabet atlet Filipina Samuel German yang menempati urutan kesembilan dengan 1.468 poin.

Berdasarkan hasil resmi Union Internationale de Pentathlon Moderne (UIPM), Samuel membukukan 208 poin dari anggar, 372 poin obstacle, 321 poin renang, serta 555 poin dari laser run.

Pada nomor renang, Samuel mencatat waktu 55,87 detik yang membuatnya berada di posisi ketiga dalam grup.

Sementara pada obstacle, ia membukukan waktu 24,48 detik dan menempati urutan keenam.

Samuel masih berada di luar sembilan besar setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan dan harus mengakhiri perjuangannya pada semifinal.

Sembilan atlet teratas dari semifinal B mengisi tempat pada final putra. Daftar final yang dipublikasikan UIPM juga memasukkan German sebagai wakil terakhir dari grup itu.

Indonesia juga menurunkan Muhammad Ifsan pada semifinal A. Ifsan menyelesaikan pertandingan di peringkat ke-14 setelah mengoleksi 1.426 poin.

Ifsan tampil menonjol pada nomor obstacle dengan menjadi yang terbaik di grupnya. Ia mencatat waktu 22,28 detik untuk mendapatkan 379 poin.

Namun, hasil tersebut belum cukup mengangkat posisinya setelah Ifsan mengemas 208 poin pada anggar, 276 poin dari renang, dan 563 poin pada laser run.

Hasil ini membuat Indonesia tidak memiliki wakil pada final putra pancalomba modern di Anjo Sports Park pada Minggu (20/9).