Senada, salah satu santriwati, Syaza (15) membenarkan menu yang dimakan adalah nasi putih dan telur orak-arik. Namun ia menyebut sayurnya yang terasa tidak biasa rasanya.
"Yang dimakan nasi putih, telur orak-arik, tempe kayak bali, gak pedes. Sayur nggak habis, yang kecut dari sayurnya," tutur Syaza.
Sebelumnya, ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengalami keracunan usai diduga mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026) sore.
Insiden tersebut diperkirakan terjadi usai para santri melangsungkan salat zuhur, kemudian saat waktu asar mengalami gejala. Dan sekitar magrib banyak yang telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit.